Raed Shalah: Berita Kematianku Dalam Rangka Upaya Israel Menghabisiku
Beritana 23.14
Syaikh Shalah mengatakan, Selasa (1/6), “Pemerintah Zionis melakukan kebodohan besar yang barang kali paling bodoh dalam sejarah seluruh pemerintahan negara penjajah.” Dia melanjutkan, “Israel melakukan kejahatan pembunuhan massal melalui pembunuhan 20 dari lebih 40 negara dan melukai lebih dari 50 orang dan menculik 700 orang lainnya berada di atas kapal armada kemanusiaan yang hendak menembus blokade Gaza yang masih berada di perairan internasional.”
Dia menyatakan penyergapan kapal armada kebebasan tidak lain adalah pembajakan. Dia menyatakan bahwa dirinya ikut serta dalam armada kebebasan ini berdasarkan undangan dari Free Gaza Movement dan keikutsertaannya disetujui dalam salah satu sidang Komisi Pemantau Tinggi. Dia menyatakan bahwa dirinya adalah bagian dari tamu Free Gaza Movement.
Syaikh Shalah menyatakan dirinya dalam keadaan baik-baik. “Alhamdulillah. Kami berterima kasih kepada semua yang memberikan solidaritasnya kepada kami dan kepada isu Palestina. Kami berterima kasih kepada Turki, pemerintah dan rakyatnya, atas apa yang mereka berikan demi bangsa Palestina.”
Sebelumnya media-media Israel memberitakan bahwa Syaikh Raed Shalah tewas dalam penyerbuan kapak Mavi Marmara yang dilakukan pasukan penjajah Zionis Israel. Berita ini membuat ketegangan serius di dalam Palestina, ratusan warga Palestina berkumpul di markas Gerakan Islam di Umul Fahm untuk memberikan solidaritas padanya. (asw)
infopalestina