Israel Ancam Kapal Irlandia Bila Terus ke Gaza
Beritana 22.01
Kapal “Rachel Corrie” ini melanjutkan pejalanan lautnya menuju Jalur Gaza setelah terlambat tiba bersama 6 kapal lainnya yang berangkat lebih dulu dan disergap militer Zionis Israel.
Radio Israel hari ini, Selasa (1/6), menukil dari sumber-sumber militer bertanggung jawab yang mengatakan, “Pasukan Israel akan menggunakan kekuatan militer terhadap kapal tersebut bila dibutuhkan untuk itu. Dipastikan militer akan menguasai kapal terebut untuk mencegahnya sampai ke Jalur Gaza.”
Pada hari Senin pagi, pasukan Comandos Zionis menyerang kafilah kapal-kapal armada kebebasan internasional dan menguasainya. Mereka menangkap pada aktivis solidaritas internasional yang ada di atas kapal kemanusiaan tersebut.
Armada kebebasan ini terjadi dari 6 kapal. Sebuah kapal barang didanai Kuwait yang mengibarkan bendera Turki dan Kuwait, sebuah kapal barang yang didanai Aljazair, sebuah kapal barang yang didanai Eropa dari Swedia dan Yunani, 2 kapal pengangkut penumpang, salah satunya “kapal 8000” yang melambarkan jumlah tahanan Palestina yang mendekam di dalam penjara Zionis Israel, serta sebuah kapal penumpang besar dari Turki.
Armada kemanusiaan ini membawa 750 aktivis solidaritas dari lebih 40 negara, meskipun banyak permintaan dari berbagai pihak untuk bisa berpartisipasi dalam misi kemanusiaan ini. Turut serta dalam armada ini 44 pejabat pemerintah, anggota parlemen dan aktivis politik Eropa dan Arab, termasuk sepuluh anggota parlemen Aljazair.
Armada ini membawa lebih dari 10 ribu ton bantuan medis, bahan bangunan dan kayu, 100 rumah siap huni untuk membantu puluhan ribu warga yang kehilangan rumah mereka dalam perang Israel di Gaza pada awal 2009, serta membawa 500 kendaraan listrik untuk mobilitas penyandang cacat, terutama sejak agresi Israel terakhir telah mengakibatkan 600 penyandang cacat di Gaza. (asw)
infopalestina