Al-Qassam Bunuh Dua Serdadu Israel di Khan Yunis
Beritana, Hikmatuna, Tarikhuna 12.43
KHAN YUNUS--Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas mengungkap detail-detail operasi serangan yang terjadi kemarin Jumat (26/3) yang menewaskan dua serdadu Israel, salah satunya komandan penting. Al-Qassam mengaku operasi itu sangat terorganisir dan terjadi baku tembak sengit.
Jubir Battalion Izzuddin Al-Qasssam, sayap militer Hamas dalam konferensi persnya sore kemarin Jumat menegaskan tanggungjawabnya atas serangan yang menewaskan sejumlah pasukan Israel dan melukai sejumlah lainnya dengan serangan yang sangat akurat dan bentrokan sengit di timur Khan Yunis.
Abu Ubaidah menegaskan, pasukan Israel dalam jumlah besar pada jam 2.30 sore menyerang wilayah timur Khan Yunis dan secara mendadak melakukan serangan udara dengan helicopter Apache dengan mengepung perlawanan. Serta merta, sniper-sniper Al-Qassam memberondong pasukan Israel.
Serangan bertubi-tubi Al-Qassam ini membuat kalang kabut pasukan Israel yang menyerang dan mereka langsung menarik diri. Helikoprter yang mengepung kelompok perlawanan beralih mengevakuasi pasukan Israel yang tewas dan luka. Beberapa menit kemudian, dinyatakan dua pasukan Israel tewas, salah satunya komandan di unit Golani.
Abu Ubaidah menegaskan, serangan ini dilakukan sebagai balasan kepada Israel yang ingin mengganggu Gaza. “Kami tidak akan tinggal diam atas kejahatan Israel dan serangannya ke Jalur Gaza kembali.” Tegasnya menantang.
Battalion Al-Qassam menghadiahkan operasi Khan Yunis ini kepada tahanan Palestina di penjara Israel dan kepada pimpinan Mahmud Mabhuh. “Kami tidak takut dengan ancaman Israel dan serangan Al-Qassam kali sebagai bukti mereka siap selalu bertempur dengan menghadapi Israel
Sumber Israel mengaku salah seorang korbannya adalah komandan besar seperti yang ditegaskan oleh media massa Israel kemarin. Jubir Al-Qassam menegaskan serangan Al-Qassam adalah balasan atas kebodohan Israel dalam menggelar kejahatannya.
Jubir Al-Qassam menegaskan, batalionnya siap menghadapi serangan Israel.
Media Israel menegaskan bahwa dua serdadu Israel tewas dan dua lainnya luka-luka ketiak berada di mobil miiliter dalam ledakan bom oleh kelompok perlawanan di timur Khan Yunis selatan Jalur Gaza. Menurut media massa Israel perlawanan berusaha menyandera serdadu Israel.
Sementara itu, dinas kesehatan Palestina menegaskan adanya dua korban syahid dan beberapa lainnya luka-luka di tempat kejadian di atas.
Kepala tim ambulan dan gawat darurat Muawiyah Husnain menegaskan dalam statemen khusunya kepada Infopalestina bahwa sejak lebih dari satu jam, pasukan Israel mengepung mobil ambulan dan melarang mereka masuk ke wilayah timur Khan Yiunis dan mengevakuasi korban syahid atau luka. Menurut Muawiyah, tindakan Israel melarang itu bertentangan dengan kesepakatan Jenewa ke IV.
Ia meminta kepada Palang Merah Internasional untuk intervensi terhadap tidak Israel dan mengizinkan untuk mengavakuasi korban.
Salah satu korban luka adalah Nasim Abu Diqqah (12) akibat serangan misil Israel ke baldah Abasan
infopalestina