Eropa Marak Demo di Depan Kedubes Mesir Kecam Sikapnya Blokade Jalur Gaza
Beritana 23.49
BRUSSEL--Aktivis solidaritas Palestina di Eropa hari ini Sabtu (2/1) rencananya akan menggelar serangkaian unjuk rasa di depan kantor kedutaan besar Mesir di sejumlah negara Eropa. Para pendukung Palestina itu akan mengecam sikap Mesir terhadap Jalur Gaza dimana belakangan mereka membangun tembok baja di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Mesir.
Dalam copyan keterangannya yang diterima Infopalestina kemarin Jumat (1/1), Aliansi Lembaga Solidaritas Palestina di Eropa menegaskan, aksi unjuk rasa itu akan bersamaan digelar di sejumlah ibukota negara-negara Eropa di antaranya Belanda, Swedia, Jerman, Swiss, Denmark. Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagaian penolakan massa terhadap upaya tekanan terhadap pemerintah Mesir agar mengakhiri blokade Gaza dengan membuka perlintasan Rafah dan menghentikan pembangunan tembok baja yang telah memutus denyut nadi kehidupan bagi wilayah itu.
Rencananya, Aliansi akan melibatkan ribuan warga dalam aksi unjuk rasa ini dari sejumlah biro Palestina, Arab dan Islam di semua benua Eropa disamping para relawanan asing dan lembaga HAM.
Aksi unjuk rasa ini ingin menyampaikan surat kepada pemerintah Mesir bahwa tidak mungkin mereka bisa membungkam suara kebebasan di dunia demi menyampaikan sikap penolakannya terhadap penderitaan yang dialami oleh 1,5 juta warga Palestina di Jalur Gaza.
Aliansi menegaskan, aksi-aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai kelanjutan dari aksi unjuk rasa yang sudah digelar ratusan relawanan asing di depan kedubes Mesir selama dua hari terakhir di Inggris, Italia, Perancis, Swiss menuntut Kairo membuka perlintasan Rafah; satu-satunya pintu masuk Jalur Gaza yang sudah diblokade selama empat tahun berturut-turut. Unjuk rasa terbesar akan digelar di Berlin ibukota Jerman. (bn-bsyr)